|
|
A True Story

Kisah L'OCCITANE bermulai pada tahun 1976, di perbukitan Haute-Provence... Sebuah daerah di Selatan Perancis yang terletak antara Alps dan Mediterania. Disini, Olivier Baussan, pendiri L'OCCITANE dilahirkan. Selama lebih dari 30 tahun, ladang-ladang di Provence, tradisi dan teknik dari tanah yang belum tersentuh ini telah menjadi rahasia dan inspirasi dibalik produk-produk kecantikannya. Bahkan saat ini, seluruh produk kami dikembangkan dan diproduksi disini, di kota kecil Provençal bernama Manosque. L'OCCITANE telah mendapatkan inspirasinya dari art de vivre Mediteran dan teknik tradisional Provencal untuk menciptakan produk-produk kecantikan alami yang dipersembahkan untuk rasa well-being dan kenikmatan untuk menjaga kecantikan diri. Dibesarkan dengan berbagai penemuan dan perjalanan, brand ini telah bertumbuh dan berkembang. Sambil terus menitikberatkan pada produk-produk yang otentik, juga memilih untuk bekerja dengan para produsen penuh komitmen yang memiliki standart yang tepat. Terdapat cerita dibalik seluruh produk-produk kami, yang hampir seluruhnya terjalin dengan tanah Provence: teknik yang kuno (essential oils, sebuah label asal-sul yang terkendali bernama AOC (lavender, olive), tradisi kultivasi yang terlupakan, (almond) atau, seperti di Burkina Faso, Afrika, sebuah program pengembangan yang berkesinambungan (shea butter). Sejak awal L'OCCITANE telah merupakan perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial. Arti dan tujuan dari brand ini didasarkan pada nilai yang kuat: penghargaan kepada manusia sekaligus lingkungan, dengan titik berat pada pertukaran dan kebersamaan. Pada 1989, melampaui Mediterrania, L'OCCITANE memulai program pengembangan berkesinambungan di Burkina Faso seputar produksi shea butter. Pada 1997 memperkenalkan Label Braille pada kemasannya untuk pertama kalinya. Dan pada 2006 menciptakan perkebunan Immortelle organik berskala luas pertama di Corsica, untuk melindungi integritas dari maquis Corsica. Sejak 2006 Yayasan L'OCCITANE telah membawa kami lebih jauh. Dengan mendukung tiga hal secara khusus; hal-hal yang penting bagi brand ini dan sejarahnya; buta huruf dan dukungan terhadap wanita-wanita di Negara berkembang; perlawanan terhadap kebutaan dan bantuan terhadap tuna netra; dan terakhir, pelestarian terhadap kultivasi tradisional yang terancam.
|
|